Beritaplatmerah.com-Pemalang –
Satu hari menjelang peringatan HUT Kabupaten Pemalang ke-441 tahun 2016
yang jatuh pada hari Minggu,(24/01/ 2016) beberapa rangkaian kegiatan
dilakukan baik oleh, panitia, masyarakat, atau Pemda diantaranya penanam
pohon di Komplek Makam Pangeran Benowo( Pendiri Kabupaten Pemalang)di
Desa Penggarit, pemecahan rekor MURI menabuh rebana secara massal yang
akan diikuti sekitar 10.000 orang, kolaborasi group Slank dengan
Budayawan Zastrouw Al-Ngatawi dengan tema Ngaji Bareng Habib Luthfi, Ki
Ageng Ganjur dan Slank. Rangkaian ini(sabtu, 23/01) diawali dengan
jumpa pers di Peringgitan pendopo Kabupaten Pemalang.
Dalam jumpa pers bersama Slank, Sekda Kabupaten Pemalang Drs. Budi
Raharjo, MM, menyampaikan,” rangkaian kegiatan yang digelar pada hari
ini Sabtu(23/01) adalah Penanaman pohon di makam Pangeran Benowo -Desa
Penggarit, pemecahan rekor MURI menabuh rebana secara massal yang akan
diikuti sekitar 10.000 orang, ngaji bareng Habib Luthfi, Zastrouw dan
Slank, yang akan digelar pada Sabtu malam(23/01) dan besok
Minggu(24/01/2016) akan diperingat HUT ke- 441 Pemalang juga akan
diselenggaran rapat pleno terbuka DPRD Pemalang tentang akhir masa
jabatan bupati dan wakil bupati,”jelasnya.
Masih kata Budi Raharjo, Kabupaten Pemalang merupakan suatu kabupaten
yang berusia tua dibanding daerah kabuptaen lainnya di wilayah pantura.
Berdirinya kabupaten Pemalang hampir bersamaan dengan berdirinya
Kerajaan Mataram Islam karena Kabupaten pemalang berdiri tak lepas dari
Kemelut yang terjadi di Kesultanan Pajang Sultan Hadi Wijoyo( Joko
Tingkir) dengan diawali kemunculan Kerajaan Mataram Islam dibawah
pimpinan putra Angkatnya yang bernama Raden Sutawijaya atau yang lebih
dengan dengan nama Panembahan Senopati.
Melihat kemelut di Kerajaan Pajang yang pada akhirnya akan terjadi
perang Saudara, Sultan Hadiwijaya memerintahkan putra Kandungnya yang
bernama Pangeran Benowo agar berkenan tetirah di Pemalang yang masih
termasuh rehrehan Kesultanan Pajang, karena keberadaan Pemalang
komplang tanpa pemimpin, diangkatnya Pangeran Benowo sebagai Adipati di
Pemalang inilah yang dijadikan tonggak sejarah berdirinya pemalang
sampai sekarang yang jatuh setiap tanggal 24 Januari.
Sementara itu Bimbim Slank dalam jumpa persnya memastikan,”Slank
akan berkolaborasi dengan Zastrouw Al-Ngatawi untuk 5 buah lagu, dan
sekitar 12 lagu yang akan disuguhkan oleh Slank sendiri,” jelas Bimbim
didampingi yang didampingi Sekda Drs. Budi Rahardjo, MM, Kabag Humas
Drs. Nugroho BR, MM dan tiga personel Slank lainnya.
Masih kata Bimbim Slank sebenarnya sudah kangen dengan masyarakat
Pemalang, terakhir kami tampil di Pemalang pada tahun 2006 dikatakan
juga olehny Group Slank Senantiasa mengajak kepada para penggemarnya(
Slanker) kerah yang positip, kreatip, dan menambah wawasan.
Selanjutnya, setelah jumpa pers, Slank, Zastrouw Al-Ngatawi, Sekda
dan Para SKPD menuju ke Makam Pangeran Benowo di Desa Penggarit
Kecamatan Taman, untuk mengikuti acara Khaul Pangeran Benowo dan
Penanaman Pohon di sekitar kompleks makam Penggarit yang dilakukan oleh
Bupati Pemalang, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah( Forkompinda ) dan
personil slank juga mendapat kehormatan untuk ikut serta menanam
pohon.(Tim Platmerah: Joko Longkeyang, Risza, Arifin)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar