Sabtu, 06 Mei 2017
Senin, 17 April 2017
LAPORAN KUNJUNGAN INDUSTRI ASTON MARTHING SITANGGANG TEKMIRA
LAPORAN KUNJUNGAN INDUSTRI ASTON MARTHING SITANGGANG TEKMIRA
Oleh:
Aston Marthing Sitanggang
1163072
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kehadirat ilahi robbi yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan laporan kunjungan industry ini. Sholawat serta salam semoga dilimpahkan pada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, keluarga dan para sahabatnya.
Laporan ini berisi informasi mengenai kegiatan study lapangan yang kami lakukan di TEKMIRA.
Kami menyadari bahwa dalam penulisan laporan ini terdapat banyak kekurangan baik dari segi cara penyusunan, bahasa, maupun dari isi materinya. Oleh karena itu, saran dan kritik yang sifatnya membangun sangat kami harapkan terutama dalam materi yang disampaikan. Kami berharap semoga laporan ini dapat bermanfaat khususnya bagi kami dan umumnya bagi semua pihak yang membutuhkannya.
DAFTAR ISI
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
1.2 Metode Penelitian
BAB II
KAJIAN PUSTAKA
2.1 Sejarah
2.2 Tujuan TEKMIRA
BAB III
PEMBAHASAN
3.1 TEKMIRA
BAB IV
PENUTUP
3.2 Kesimpulan
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
. Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Mineral dan Batubara atau dikenal dengan nama “Puslitbang tekMIRA” telah mengalami perjalanan yang cukup panjang yang dimulai dari sebuah biro di bawah naungan Pusat Djawatan Geologi dengan nama Balai Penyelidikan Mineral (1956).
Institusi tersebut kemudian berkembang dan mengalami beberapa kali perubahan seperti yang terjadi pada 1976 menjadi Pusat Pengembangan Teknologi Mineral (PPTM) sebagai penggabungan dari Balai Penelitian Tambang dan Pengolahan Bahan Galian dengan Akademi Geologi dan Pertambangan.
Penilaian kualitas hardskills dan softskills suatu siswa dapat dinilai dari pendidikan di suatu jenjang sekolah, keberhasilan sekolah dalam membina untuk membentuk generasi penerus yang bermutu yang dapat diperhitungkan dalam persaingan di masyarakat.
1.2 Metode Penelitian
1. Metode dan desain penelitian
Metode yang dilakukan ialah langsung terjun ke Lokasi TEKMIRA.
2. Lokasi dan Waktu
Pengambilan data dilakukan di TEKMIRA. Bertepat pada tanggal 11 April 2017.
3. Studi Lapangan
Para mahasiswa melakukan kegiatan tersebut dengan cara terjun langsung ke lokasi penelitian untuk mendapatkan wawasan yang lebih luas dalam bidang teknologi informatika.
BAB II
KAJIAN PUSTAKA
2.1 Sejarah
Pada 1992, Pusat Pengembangan Teknologi Mineral (PPTM) berubah menjadi Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Mineral (P3TM). Ketika Departemen Pertambangan dan Energi berubah menjadi Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral pada 2001, organisasi ini berubah menjadi Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Mineral dan Batubara yang berada di bawah Badan Penelitian dan Pengembangan Energi dan Sumber Daya Mineral.
DR. Lobo Balia, M.Sc. yang menjabat sebagai kepala pusat pada waktu itu memperkenalkan istilah tekMIRA untuk menyebut institusi ini, nama tekMIRA diharapkan dapat menjadi identitas atau ikon lembaga yang profesional dalam melakukan litbang dan pelayanan jasa teknologi mineral dan batubara.
DR. Lobo Balia, M.Sc. yang menjabat sebagai kepala pusat pada waktu itu memperkenalkan istilah tekMIRA untuk menyebut institusi ini, nama tekMIRA diharapkan dapat menjadi identitas atau ikon lembaga yang profesional dalam melakukan litbang dan pelayanan jasa teknologi mineral dan batubara.
2.2 Tujuan Tekmira
Tujuan : Terdapat lima tujuan pokok yang ingin dicapai oleh Puslitbang tekMIRA, yaitu:
- Tercapainya penguasaan teknologi, nilai tambah dan diversifikasi pemanfaatan mineral dan batubara;
- Tercapainya penguasaan teknologi pertambangan yang bermanfaat bagi industri pertambangan;
- Tersedianya hasil kajian tekno ekonomi mnineral dan batubara;
- Tersedianya masukan kebijakan dan peraturan bidang mineral dan batubara;
- Tercapainya pengelolaan keuangan, sumber daya manusia, sarana prasarana, program, kerjasama dan sistem informasi untuk mewujudkan kepemerintahan/kelembagaan yang baik.
Kelima tujuan tersebut mendukung misi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral yang berkaitan dengan kebijakan mineral dan energi nasional melalui hasil kegiatan litbang yang berguna untuk kesinambungan penyediaan energi khususnya yang berasal dari batubara dan bahan baku serta produk mineral dan batubara yang memiliki nilai tambah untuk keperluan sektor industri dan sektor pengguna lainnya.
BAB III
PEMBAHASAN
3.1 TEKMIRA
![]()
Jumlah karyawan Puslitbang tekMIRA sampai 1 April 2015 tercatat 273 orang, terdiri atas 60 orang fungsional peneliti, 35 orang perekayasa, 77 orang teknisi litkayasa, 7 orang pranata komputer, 5 orang penyelidik bumi, 2 orang arsiparis, 3 orang analis kepegawaian, 2 orang surveyor, 3 orang perencana, 1 orang penerjemah, dan 111 orang fungsional umum.
Puslitbang tekMIRA telah berpengalaman dalam menghasilkan
litbang di bidang teknologi mineral dan batubara yang diakui oleh para pemangku
kepentingan berkat dukungan tenaga yang profesional, laboratorium pengujian
yang terakreditasi oleh KAN, serta sistem pengelolaan manajemen yang telah
mendapatkan sertifikasi ISO 9001:2008. Selama ini pola litbang yang dilakukan
Puslitbang tekMIRA lebih ditekankan kepada penelitian terapan dibandingkan
dengan penelitian dasar. Hal ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan industri
dalam menghadapi perkembangan global. Untuk menjaga kualitas kelitbangan dan
pelayanan jasa teknologi, Puslitbang tekMIRA dilengkapi oleh standar mutu yang
diterapkan secara konsisten.
Dalam pelaksanaan kegiatan litbang dan pelayanan jasa
teknologi, Puslitbang tekMIRA didukung oleh :
Laboratorium
Pengujian :
Laboratorium Kimia Mineral dan Lingkungan
Laboratorium Fisika Mineral
Laboratorium Batubara
Laboratorium Geomekanika
Laboratorium
Penelitian :
Laboratorium Pengolahan Mineral
Laboratorium Piro/Hidro/Elektrometalurgi
Laboratorium Teknologi Bahan
Laboratorium Batubara
Laboratorium SIG dan Remote Sensing
Laboratorium Penelitian Lingkungan Pertambangan
Laboratorium Penelitian Swabakar Batubara
Laboratorium Desain dan Permodelan Penambangan
Laboratorium Otomatisasi Peralatan Eksplorasi dan
Penambangan
Sentra Percontohan
Dan Peralatan Penunjang
Sentra percontohan dan peralatan penunjang yang dimiliki
antara lain :
Sentra Teknologi Pemanfaatan Batubara di Palimanan Cirebon;
Sentra Percontohan Pengolahan Mineral di Cipatat Bandung
Barat;
Peralatan Pemboran canggih dan mutakhir;
Peralatan litbang Penambangan dan Air Tanah;
Perangkat Teknologi Informasi.
Guna menunjang kegiatan penelitian, Puslitbang tekMIRA juga
didukung oleh perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software), antara
lain :
a. Perangkat
keras (hardware)
- Crawler
Rock Drill (CRD)
- Pemboran
Inti
- Bor Air
- Buldozer
- Excavator
- Grader
- Loader
-
Compressor
- Peralatan
survei topografi (GPS Geodesic,Gravitimeter, Vibration Monitor, Borehole Image Processing System, serta
peralatan Geofisik dan Geolistrik)
b. Perangkat
lunak (software)
- DATAMINE
(perencanaan tambang sampai dengan rehabilitasi tambang)
- GALENA
- FPC
(Fleet Production Cost)
- V-NET PC
(ventilasi)
- KAZEMARU
(ventilasi)
- VISUAL
MODFLOW 3.1 (simulasi dan permodelan air tanah)
- SMS
(Surface Water Modelling System)
-
Penginderaan jauh (ERMAPPER, PCI)
- UDEC dan
3DEc
Produk/Hasil Kegiatan
Sejak tahun 1980 hingga sekarang, Puslitbang tekMIRA,
dikenal salah satu produknya dari hasil pemanfaatan teknologi informasi. Selama
kurun waktu tersebut sudah banyak sistem informasi yang dibuat dan dipakai
untuk kalangan sendiri ataupun untuk instansi di luar Puslitbang tekMIRA.
Kebutuhan Sistem Informasi (SI) Puslitbang tekMIRA, Badan
Litbang dan Departemen ESDM akan terus meningkat sejalan dengan semakin
disadarinya manfaat penggunaan sistem pengolahan data yang menggunakan
komputer, serta kebijakan dalam pemanfaatan teknologi informasi yang semakin
mendukung.
Periode 1980-1990
Pada awalnya, teknologi informasi di Puslitbang tekMIRA
dimanfaatkan terbatas untuk mendukung pengelolaan data eksplorasi pertambangan,
dan sebagian kecil sistem informasi pengelolaan administrasi. Sebagai contoh
aplikasi sistem yang dibangun, antaranya adalah : Indonesian Mining Minerals
Information System (IMMIS), Coal Exploration Data System (COLAEX),
Geostatistic, Aplikasi grafis, Kepegawaian, Keuangan, dll. Seluruh aplikasi
dibuat dengan bahasa pemograman COBOL, FORTRAN, dan BASIC. Sedangkan mesin
komputer yang dipakai adalah IBM-S34 (1980), General Automation (1983),
DEC-VAX-11/780 (1985), DEC-XL40 (1985), PDP-11 (1985), dan PC-XT (1989).
Periode 1991-2000
Pada kurun waktu ini, perkembangan teknologi informasi di
Puslitbang tekMIRA sangat berkembang pesat, selain karena aplikasi sistem
informasi sangat diperlukan untuk mendukung operasional teknis juga diperlukan
untuk menunjang kebijakan dan pelayanan kepada masyarakat. Selain itu perangkat
keras yang dimiliki pun mengalami perkembangan yang signifikan. Aplikasi
pemetaan potensi dan wilayah pertambangan, yang sebelumnya dibuat sendiri
mempergunakan QuickBasic dan C++, sejak tahun 1996 digunakan software yang
sudah ada dipasaran, seperti MapInfo, ArcInfo dan ArcView, serta untuk aplikasi
penginderaan jarak jauh digunakan ER-Mapper. Pada tahun 1997, infrastruktur
jaringan juga diperbaharui mempergunakan kabel fiber optic dan UTP dengan
topologi start. Pada saat itu pula teknologi internet mulai dikembangkan untuk
kebutuhan browsing, mail, dan transfer file. Sedangkan pembangunan aplikasi
sistem sebagian besar sudah dialihkan dari basic sistem VAX-VMS (DEC-VAX) ke
DOS dan Windows (PC). Dari perkembangan perangkat keras yang disertai sistem
operasi dari yang berbeda, maka sistem aplikasi yang ada dan perlu penyesuaian
(konversi) dengan lingkungan yang ada pada mesin-mesin tersebut, di samping
pembuatan sistem aplikasi yang benar-benar baru.
Hasil pengembangan dan pembangunan aplikasi sistem pada
kurun waktu tersebut, diantaranya sebagai berikut :
1. Sistem
Informasi yang dikembangkan pada tahun 1991-1995.
SI KP/SIPD, Sistem Potensi Sumberdaya Mineral, Sistem
Supply/Demand Komoditi Mineral, Sistem Filing Kimia Fisika Mineral, SI
Perpustakaan, PC COLEX, SI Export/Import Mineral Indonesia, SI Tatalaksana
Kearsipan, SI Pemetaan Potensi Mineral, SI Monitoring Produksi dan Pemasaran,
SI Kepegawaian Versi PC, SI Pengelolaan peminjaman dokumen, SI Retribusi BG
Golongan C, SI Inventarisasi Barang, SI Penggunaan BGI, Aplikasi SIG
Pertambangan, Pengolahan Data Pertambangan (KK, KKs, KP, SIPD), dan SI
Retrieval Mutu BGI.
2. Sistem
Informasi yang dikembangkan pada tahun 1996-2000
Implementasi SI Pencadangan Wilayah Pertambangan,
Implementasi SI Perizinan Wilayah Pertambangan, SI Karakteristik Pemanfaatan
Batubara, SI Pengendalian Bahan-bahan Kimia, Aplikasi SIG Pertambangan untuk
Daerah Tingkat II, Sistem Perhitungan Kekuatan Batuan pada terowongan bawah
tanah, Perhitungan Numerik Elemen Diskrit Batuan Diskontinu, Sistem penyajian
informasi mineral industri non-logam, Sistem penentuan jenis penyangga
terowongan bawah tanah, dan Sistem Database Batubara.
3. Sistem
Informasi yang dikembangkan pada tahun 2001-sekarang
Pada kurun waktu ini, aplikasi sistem informasi yang
dibangun dan dikembangkan mulai diarahkan berbasiskan internet, baik untuk
kebutuhan otomatisasi pengolahan data maupun promosi hasil-hasil litbang di
dalam website. Untuk kebutuhan tersebut perangkat lunak (software) yang
digunakan diantaranya Ms-Access, MS-SQL Server, Visual Basic, Delphi, Macro
Media (Dream weaver, Firework, Flash), Visual Studio.
Net Enterprise Developer,
MapXtrem, Geomedia Developer, Geomedia WebMap, dan lainnya. Sedangkan untuk
kebutuhan jaringan intranet/internet setiap tahun secara bertahap dikembangkan,
baik perangkat keras, perangkat lunak maupun sistem komunikasi ke global internet.
Kondisi terakhir sampai 2003, komunikasi ke global internet mempergunakan
komunikasi VSAT ke SpeedCast.com (Hongkong) dengan bandwidth 256 kbps.
Sedangkan untuk kebutuhan integrasi dengan Instansi lain di bawah DESDM di
Bandung telah disiapkan perangkan Radio 2.4 GHz dengan antenna sectoral 3600.
Sedangkan hasil pembangunan dan pengembangan aplikasi sistem
pada tahun 2001 sampai dengan 2003, diantaranya adalah : Sistem Database
Batubara, Sistem Database Hasil-hasil Litbang, SI Monitoring Alat Tambang, SI
Monitoring Kemajuan Tambang, SI Monitoring Kerjasama Litbang berbasis Web,
Otomatisasi administrasi pengujian batubara di Laboratorium Batubara, Sistem
Penjualan Online Produk dan Jasa tekMIRA, Sistem pemetaan online (WebMapping).
Pelayanan Kerjasama Riset Dan Jasa Teknologi
Puslitbang tekMIRA telah banyak melakukan kerjasama riset
dengan lembaga litbang pemerintah lainnya dan swasta nasional, baik dalam
maupun luar negeri. Puslitbang ini juga memberikan pelayanan jasa teknologi
sesuai keahlian atau profesi yang dimilikinya serta disesuaikan dengan
kebutuhan pemangku kepentingan (stakeholder). Perusahaan dan instansi
pemerintah yang telah melakukan kerjasama dan pelayanan jasa teknologi dengan
Puslitbang tekMIRA.
Kerjasama
Riset
Diantaranya adalah :
· PT. Aneka
Tambang Pongkor
· BANPU,
Thailand
· BPPT
· LIPI
· Kobe Steel
Co. Ltd, Jepang
Pelayanan
Jasa Teknologi pengolahan dan Pemanfaatan Batubara
Diantaranya adalah :
· PT. Freeport
Indonesia
·
Ishikawajima-Harima Heavy Industries Co. Ltd.
· PT. PLN
Pelayanan
Jasa Teknologi Aplikasi Penambangan Mineral dan Batubara
Diantaranya adalah :
· PT. Aneka
Tambang
· Pemprov
Jateng, Jatim, dan Jabar
· PT. Telkom
Pelayanan
Jasa Tekno-Ekonomi dan Informasi
Diantaranya adalah :
· PT. Aneka
Tambang
· PT. Bukit
Asam
· EnerCorp
· Fakultas
Teknik Universitas Indonesia
· PT. Freeport
Indonesia
· Pemkab.
Bangka, dan Ponorogo.
3.2 Kesimpulan
“Bahwa dengan mengikuti kungjungan industri ini sangat
bermanfaat bagi kami untuk mengetahui bagaimana di dunia kerja tersebut dan
melatih kami untuk berinteraksi dengan
orang banyak dan menambah wawasan “
KESAN dan SARAN
Kesan : “ Sangat
senang selama mengikuti kunjungan tersebut karena menambah pengetahuan,wawasan
dan pengalaman”
Saran : “Tetaplah
menjadikan Kunjungan Industri sebagai sarana siswa untuk menambah
pengetahuan,wawasan,dan pengelaman. Dan menjadikan para siswa yang aktif dan
kreatif”
|
Rabu, 05 Oktober 2016
Rabu, 23 Maret 2016
Rabu, 10 Februari 2016
2050, jumlah kantong plastik bisa mengalahkan jumlah ikan di laut !!
2050, jumlah kantong plastik bisa mengalahkan jumlah ikan di laut !!: Jakarta - Indonesia merupakan peringkat dua di dunia setelah Tiongkok dalam penghasil sampah plastik ke laut. Dari data terakhir pada 2015, Indonesia mengha
Sabtu, 06 Februari 2016
Begini Respons Ridwan Kamil saat Dicecar Kader Gerindra soal Pilgub DKI
Begini Respons Ridwan Kamil saat Dicecar Kader Gerindra soal Pilgub DKI
Hal itu terjadi saat Emil, begitu Ridwan Kamil akrab disapa, menghadiri acara HUT Gerindra Ke-8 di Kantor DPC Gerindra Kota Bandung, Jalan Kliningan. Sabtu (6/2/2016).
"Kader di sini banyak yang menanyakan. Karena jujur kami khawatir. Kang Emil betul akan ke Jakarta?" tembak Ketua Panitia HUT Gerindra yang juga Ketua Fraksi Gerindra Arif Hamid.
Atas pertanyaan Arif tersebut, Emil yang duduk di depan pun hanya tersenyum.
Lebih lanjut Arif mengatakan tak bisa apa-apa jika memang Emil nantinya Emil memilih hijrah ke Jakarta.
"Kita tidak bisa apa-apa kecuali hanya bantu doa," katanya.
Namun jika Emil masih memilih sebagai Wali Kota Bandung Arif menyatakan dukungannya.
"Kami akan dorong Kang Emil untuk Bandung," tuturnya.
Emil tak sekadar hadir, tapi juga memberi semacam motivasi. Dia menyemangati para kader Gerindra untuk aktif bergerak bekerja menjadi bagian dari agen perubahan.
"DPC harus melatih kader-kadernya. Tidak hanya punya nasionalisme tapi juga independen. Ikut dalam perubahan. Bukan generasi proposal tapi generasi kerja," tutur pria yang pernah menyebut dirinya bukan kader manapun itu.
Emil juga mendapatkan hadiah spesial, yakni potongan tumpeng pertama. Dia banyak senyum. Apalagi jika ditanya soal Pilgub DKI.
Ridwan Kamil: Masalah Mau ke Mana, Saya Sedang Istikharah
Ridwan Kamil: Masalah Mau ke Mana, Saya Sedang Istikharah
Hal itu disampaikan Emil di hadapan para kader Gerindra dalam acara HUT Gerindra ke-8 di Kantor DPC Gerindra Kota Bandung, Jalan Kliningan, Sabtu (6/2/2016).
"Masalah saya mau ke mana, sedang istikharah lah kira-kira begitu. Di sini saya ada amanat, di sana saya diminta-minta juga," kata Emil.
Ia menyatakan baik pada yang punya amanat ataupun yang meminta, ia dengarkan baik-baik.
"Saya dengarkan semuanya. Yang punya amanat saya dengarkan, meminta saya juga saya dengarkan. Istilah syariatnya mah saya sedang tabayun. Mendengarkan, meneliti," jelas pria berlatar belakang arsitek ini.
Apapun keputusan yang nanti diambil, Emil menyatakan bahwa itu akan menjadi yang terbaik. Baik di Jakarta atau di Bandung, tujuannya adalah untuk memberikan perubahan dengan kerjanya.
"Pastinya ambil keputusan yang terbaik untuk masyarakat," tutup Emil.
RUU KPK Memperumit Penyadapan, Koruptor Lihai Bisa Lolos
RUU KPK Memperumit Penyadapan, Koruptor Lihai Bisa Lolos
Jakarta - Ada pihak yang meminta agar RUU KPK ditunda hingga pembahasan KUHP dan KUHAP selesai. Namun ada juga yang meyakini revisi UU tersebut tak perlu dilakukan sama sekali karena isinya bisa memperlemah KPK.
"Cuma 3 hal sederhana, bahwa nuansanya ahistoris, kedua juga bukan berdasarkan itikad baik atau itikad buruk yang digunakan, ketiga juga bukan untuk menguatkan pemberantasan korupsi. Sehingga menurut kami ini sangat perlu ditolak, bukan hanya ditolak saja tapi diberhentikan pembahasannya," ujar Direktur Lembaga Bantuan Hukum YLBHI, Julius Ibrani, dalam diskusi di Warung Daun, Cikini, Jakpus, Sabtu (6/2/2016).
Julius juga mendorong Presiden Jokowi untuk tidak mengeluarkan supres (Surat Presiden), apalagi memerintahkan menterinya untuk ikut membahas revisi tersebut.
"Kami bisa pastikan jika revisi UU yang substansinya adalah terkait dengan dewan pengawas, penyadapan, penyelidik dan penyidik independen serta mekanisme penindakan betul-betul dikebiri, itu ke depannya akan banyak korupsi di Indonesia. KPK tidak mampu lagi menjerat koruptor-koruptor yang lihai dan handal dan bisa kita katakan catatan sejarah akan menjelaskan bahwa Jokowi menjadi presiden yang mendukung pengkebirian terhadap KPK," kata Julius.
Penyadapan diatur detil di pasal 12 hingga huruf F. Penyadapan ini padahal salah satu tulang punggung KPK dalam menangkap para koruptor. Dalam salah satu poin revisi disebutkan, penyadapan tidak lagi semudah di UU asli melainkan harus disertai bukti awal dan izin dewan pengawas.
- Pasal 12 A
* Ayat 1 huruf a, penyadapan dilakukan setelah terdapat bukti permulaan yang cukup, dan di huruf b, penyadapan atas izin tertulis dari Dewan Pengawas
"Cuma 3 hal sederhana, bahwa nuansanya ahistoris, kedua juga bukan berdasarkan itikad baik atau itikad buruk yang digunakan, ketiga juga bukan untuk menguatkan pemberantasan korupsi. Sehingga menurut kami ini sangat perlu ditolak, bukan hanya ditolak saja tapi diberhentikan pembahasannya," ujar Direktur Lembaga Bantuan Hukum YLBHI, Julius Ibrani, dalam diskusi di Warung Daun, Cikini, Jakpus, Sabtu (6/2/2016).
Julius juga mendorong Presiden Jokowi untuk tidak mengeluarkan supres (Surat Presiden), apalagi memerintahkan menterinya untuk ikut membahas revisi tersebut.
"Kami bisa pastikan jika revisi UU yang substansinya adalah terkait dengan dewan pengawas, penyadapan, penyelidik dan penyidik independen serta mekanisme penindakan betul-betul dikebiri, itu ke depannya akan banyak korupsi di Indonesia. KPK tidak mampu lagi menjerat koruptor-koruptor yang lihai dan handal dan bisa kita katakan catatan sejarah akan menjelaskan bahwa Jokowi menjadi presiden yang mendukung pengkebirian terhadap KPK," kata Julius.
Penyadapan diatur detil di pasal 12 hingga huruf F. Penyadapan ini padahal salah satu tulang punggung KPK dalam menangkap para koruptor. Dalam salah satu poin revisi disebutkan, penyadapan tidak lagi semudah di UU asli melainkan harus disertai bukti awal dan izin dewan pengawas.
- Pasal 12 A
* Ayat 1 huruf a, penyadapan dilakukan setelah terdapat bukti permulaan yang cukup, dan di huruf b, penyadapan atas izin tertulis dari Dewan Pengawas
Dorong Gubernur Dipilih DPRD, Ketum PKB: Gubernur Tak Punya Rakyat
Dorong Gubernur Dipilih DPRD, Ketum PKB: Gubernur Tak Punya Rakyat
Jakarta - Dalam Mukernas kali ini, PKB membahas agenda untuk mengembalikan pemilihan gubernur melalui DPRD. PKB pun tak khawatir akan dicap mengkhianati rakyat.
"Nggak, nggak khawatir. Kita jelaskan kepada masyarakat bahwa dasarnya gubernur itu tidak punya rakyat, gubernur perwakilan pemerintah pusat," ungkap Ketum PKB Muhaimin Iskandar di lokasi Mukernas, JCC Senayan, Jakarta, Sabtu (6/2/2016).
Pria yang akrab disapa Cak Imin ini yakin kader-kadernya yang menjadi anggota dewan di DPRD siap untuk melaksanakan amanah jika memang memang diputuskan pilgub tidak lagi melalui pemilihan langsung. Pasalnya mekanisme itu sudah dilakukan sebelumnya.
"Pengalaman menunjukkan siap dan bagus, tahun-tahun sebelum pemilihan langsung kan dipilih DPRD, tinggal bagaimana koordinasinya apakah setelah dipilih DPRD," kata Cak Imin.
"Kemudian bagaimana melibatkan presiden untuk bisa supaya koordinasinya matang antara presiden dengan gubernur," sambung mantan Menakertrans itu.
Dalam sidang-sidang pleno di mukernas ini, isu pilgub melalui DPRD menjadi salah satu isu penting yang dibahas. Keputusan pun hampir diambil terkait hal ini.
"Kita hampir sepakat gubernur dipilih oleh DPRD. Bupati dan Walikota dipilih langsung," tutup Cak Imin.
Buruh Kembali Unjuk Rasa, JK: Jangan Merusak dan Langgar Hukum!
Buruh Kembali Unjuk Rasa, JK: Jangan Merusak dan Langgar Hukum!
Jakarta - Hari ini ribuan buruh kembali turun ke jalan untuk berdemonstrasi. Mereka yang berasal dari Serikat Pekerja Metal Indonesia (SPMI), turun ke jalan dalam rangka ulang tahun ke-17 dan tuntutan pencabutan PP yang dianggap rugikan buruh. Apa kata JK?
"Demo ya silakan, ini negara demokratis. Asal jangan langgar hukum, jangan merusak keamanan, jangan keluar daripada jalur, harus sesuai aturan," kata JK usai menghadiri syukuran ulang tahun Yusrl ke-60 di Hotel Bidakara, Jakarta, Sabtu (6/2/2016).
![]() |
Menurut JK, jika dalam demonstrasi itu ada buruh yang merusak atau melanggar, maka bisa ditindak oleh kepolisian seperti pernah terjadi juga sebelumnya.
"Jangan halangi orang. Buruh kan alami kesulitan, kalau ekonomi turun. Jangan pula demo sambil sebabkan masalah lebih besar lagi. Silakan unjuk rasa tapi sopan dan baik. Yang langgar, aparat penegakan ambil tindakan. Karena itu untuk kepentingan buruh sendiri," terang JK
Sebagaimana diketahui, hari ini ribuah buruh turun ke jalan dalam rangka merayakan ulang tahun, juga menyampaikan tuntutan pencabutan PP Nomor 78/2015 tentang pengupahan.
Ini Penampakan Rumah yang Diamuk Segerombolan Gajah di Bengkalis Riau
Ini Penampakan Rumah yang Diamuk Segerombolan Gajah di Bengkalis Riau
Pekanbaru - Inilah penampakan rumah warga yang diserang gajah liar. Rumah warga ini berdiri di lintasan gajah liar di Kabupaten Bengkalis, Riau.
Rumah itu berdinding papan dan berlantai semen. Rumah ini berdiri di tengah perladangan tepatnya di Desai Pematang Kudu, RT1 RW 10, Kecamatan Mandau. Rumah ini di rusak tadi malam, Jumat (5/2) sekitar pukul 23.00 WIB.
Kondisi dinding rumah terlihat hancur karena diserang gajah. Saat kejadian penghuninya tidak berada di rumah.
"Tadi malam ada dua ekor gajah yang mengamuk yakni induk gajah dan anaknya. Warga sekitar sudah berhasil menghalaunya," kata Koordinator Himpunan Penggiat Alam (Hipam), Zulhasni Sukri kepada detikcom, Sabtu (6/2/2016).
Dia menjelaskan, saat ini segerombolan gajah liar sudah keluar dari desa tersebut. Gajah ini dua tahun sekali melintas di wilayah jelajahnya.
"Hanya saja wilayah jelajahnya kini jadi perladangan dan rumah penduduk. Itu sebabnya, rumah itu dihancurkan gajah karena merasa daerah jelajahnya," tutup Zulhusni.
Gerombolan gajah liar ini diperkirakan 24 ekor. Sebelumnya berjumlah 25 ekor, namun seeokor di antaranya mati terkena jebakan kawat dialiri listrik oleh warga.
Rumah itu berdinding papan dan berlantai semen. Rumah ini berdiri di tengah perladangan tepatnya di Desai Pematang Kudu, RT1 RW 10, Kecamatan Mandau. Rumah ini di rusak tadi malam, Jumat (5/2) sekitar pukul 23.00 WIB.
Kondisi dinding rumah terlihat hancur karena diserang gajah. Saat kejadian penghuninya tidak berada di rumah.
"Tadi malam ada dua ekor gajah yang mengamuk yakni induk gajah dan anaknya. Warga sekitar sudah berhasil menghalaunya," kata Koordinator Himpunan Penggiat Alam (Hipam), Zulhasni Sukri kepada detikcom, Sabtu (6/2/2016).
Foto: Dok Hipam |
Dia menjelaskan, saat ini segerombolan gajah liar sudah keluar dari desa tersebut. Gajah ini dua tahun sekali melintas di wilayah jelajahnya.
"Hanya saja wilayah jelajahnya kini jadi perladangan dan rumah penduduk. Itu sebabnya, rumah itu dihancurkan gajah karena merasa daerah jelajahnya," tutup Zulhusni.
Gerombolan gajah liar ini diperkirakan 24 ekor. Sebelumnya berjumlah 25 ekor, namun seeokor di antaranya mati terkena jebakan kawat dialiri listrik oleh warga.
KMP Tamat, Prabowo : Pendekar Tidak Takut Berjalan Sendiri!
KMP Tamat, Prabowo : Pendekar Tidak Takut Berjalan Sendiri!
Jakarta - Gerindra telah menyatakan KMP bubar. Ketum Gerindra Prabowo Subianto menegaskan dengan pernyataan kiasan, pendekar tak takut berjalan sendiri.
"Jangan pernah kita merasa sendiri, jangan kita surut, jangan kecil hati. Kadang-kadang memang kita merasa sendiri tapi tidak apa-apa. Saya juga dulu di medan perang beramai-ramai maju, tapi begitu musuhnya banyak....," kata Prabowo disusul tawa anggota partai.
"Pendekar itu tidak takut berjalan sendiri, kalau jalan kita jalan kebenaran, kalau jalan kita penuh kehormatan, diridhoi Yang Maha Kuasa, jangan pernah gentar. Tapi tetap harus selalu rendah hati," sambung dia.
Prabowo juga sempat menyinggung masalah yang tengah dihadapi bangsa. Menurut dia masalah Indonesia saat ini adalah adanya dominasi pihak asing.
"Masalah Indonesia adalah kekayaan Indonesia tidak tinggal di Indonesia. Bagaimana Indonesia mau berdiri diatas diri sendiri kalau kekayaan bangsa dibiarkan dikuasai asing dan dibiarkan dibawa keluar?," kata Prabowo.
Prabowo mengatakan keputusan pemerintah untuk memberikan hak kepimilikan 100 persen terhadap kepemilikan pabrik obat, kepemilikan pabrik dan perkebunan gula harus dikaji kembali. Dia menginstruksinkan kepada para anggota DPR untuk kembali membuka UUD sebagai dasar.
"Tolong buka lagi UUD 1945 bukankah bumi, air dan semua kekayaan yang terkandung dalam bumi harus dikuasai oleh negara?," tegas dia.
"Kalau semua orang baik diam, yang berkuasa adalah orang- orang yang tidak baik," tutup Prabowo.
"Jangan pernah kita merasa sendiri, jangan kita surut, jangan kecil hati. Kadang-kadang memang kita merasa sendiri tapi tidak apa-apa. Saya juga dulu di medan perang beramai-ramai maju, tapi begitu musuhnya banyak....," kata Prabowo disusul tawa anggota partai.
"Pendekar itu tidak takut berjalan sendiri, kalau jalan kita jalan kebenaran, kalau jalan kita penuh kehormatan, diridhoi Yang Maha Kuasa, jangan pernah gentar. Tapi tetap harus selalu rendah hati," sambung dia.
Prabowo juga sempat menyinggung masalah yang tengah dihadapi bangsa. Menurut dia masalah Indonesia saat ini adalah adanya dominasi pihak asing.
"Masalah Indonesia adalah kekayaan Indonesia tidak tinggal di Indonesia. Bagaimana Indonesia mau berdiri diatas diri sendiri kalau kekayaan bangsa dibiarkan dikuasai asing dan dibiarkan dibawa keluar?," kata Prabowo.
Prabowo mengatakan keputusan pemerintah untuk memberikan hak kepimilikan 100 persen terhadap kepemilikan pabrik obat, kepemilikan pabrik dan perkebunan gula harus dikaji kembali. Dia menginstruksinkan kepada para anggota DPR untuk kembali membuka UUD sebagai dasar.
"Tolong buka lagi UUD 1945 bukankah bumi, air dan semua kekayaan yang terkandung dalam bumi harus dikuasai oleh negara?," tegas dia.
"Kalau semua orang baik diam, yang berkuasa adalah orang- orang yang tidak baik," tutup Prabowo.
Ribuan Buruh Siap Berunjuk Rasa di Depan Istana
Ribuan Buruh Siap Berunjuk Rasa di Depan Istana
Jakarta, -- Ribuan buruh dari sejumlah perusahaan berkumpul di kawasan Monumen Nasional, bersiap untuk menggelar aksi unjuk rasa di depan Istana Kepresidenan di Jakarta pada Sabtu (6/2).
"Mereka ingin menunjukkan solidaritasnya untuk kawan-kawan buruh yang terkena PHK di PT Toshiba Indonesia dan PT Panasonic Lighting Indonesia," kata Ahmad, petugas keamanan yang sedang berjaga di kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan.
Sembari memantau keadaan, Ahmad memaparkan bahwa massa datang dari kawasan pabrik di Cikarang, Bekasi, Tangerang dan Bogor.
Para buruh tersebut tampak duduk-duduk menunggu di trotoar atau berdiri bergerombol di sepanjang Jalan Medan Merdeka Selatan dan Jalan Merdeka Barat. Sebagian besar di antaranya terlihat menggunakan seragam, seperti kemeja hitam dengan warna merah dengan topi.
Sebelumnya, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal menyatakan akan menggelar aksi di depan Istana Kepresidenan untuk menuntut pencabutan Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan yang dianggap merugikan kaum buruh.
"Ada tiga tuntutan. Pertama stop PHK, cabut Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015, dan kembalikan hak berunding serikat buruh dengan pemerintah," katanya.
"Mereka ingin menunjukkan solidaritasnya untuk kawan-kawan buruh yang terkena PHK di PT Toshiba Indonesia dan PT Panasonic Lighting Indonesia," kata Ahmad, petugas keamanan yang sedang berjaga di kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan.
Sembari memantau keadaan, Ahmad memaparkan bahwa massa datang dari kawasan pabrik di Cikarang, Bekasi, Tangerang dan Bogor.
Para buruh tersebut tampak duduk-duduk menunggu di trotoar atau berdiri bergerombol di sepanjang Jalan Medan Merdeka Selatan dan Jalan Merdeka Barat. Sebagian besar di antaranya terlihat menggunakan seragam, seperti kemeja hitam dengan warna merah dengan topi.
Sebelumnya, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal menyatakan akan menggelar aksi di depan Istana Kepresidenan untuk menuntut pencabutan Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan yang dianggap merugikan kaum buruh.
"Ada tiga tuntutan. Pertama stop PHK, cabut Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015, dan kembalikan hak berunding serikat buruh dengan pemerintah," katanya.
Segerombolan Gajah Mengamuk di Bengkalis Riau, 1 Rumah Hancur
Segerombolan Gajah Mengamuk di Bengkalis Riau, 1 Rumah Hancur
Pekanbaru - Segerombolan gajah liar mengamuk di Bengkalis Riau. Apakah balas dendam karena temannya mati tersetrum listrik?
"Tapi saya melihatnya bukan balas dendam. Tetapi lebih pada habitat gajah yang dikuasai warga. Dua tahun lalu rumah yang dirusak ini belum berdiri," kata Himpunan Penggiat Alam (Hipam) Zulhusni Sukri dalam perbincangan dengan detikcom, Sabtu (6/2/2016).
Husni sapaan akrabnya Zulhusni, rumah yang dirusak gajah itu berada di RT1 RW 10, Kelurahan Pematang Kudu, Kecamatan Mandau, Bengkalis. Rumah ini dirusak tadi malam sekitar pukul 23.00 WIB.
"Rumah yang dihancurkan gajah merupakan rumah semi permanen yang lagi ditinggal pemiliknya yang juga tanpa listrik," kata Husni.
Husni menjelaskan, tadi malam pihaknya bersama perangkat desa sudah mencoba menghalau gerombolan gajah liar tersebut. Hingga pukul 01.00 dini hari, barulah gajah meninggalkan desa.
"Kita melihatnya, rumah itu dihancurkan gajah karena berdiri di lintas gajah. Sudah dua tahun gerombolan gajah tidak melintasi daerah ini. Nah ketika mereka kembali, wilayah jelajahnya sudah berdiri rumah, makanya dihancurkan," kata Husni.
Gerombolan gajah liar ini diperkirakan 24 ekor. Sebelumnya gerombolan ini berada di Kecamatan Pinggir. Di sana, satu ekor di antaranya, mati terkena strum listrik yang dipasang warga di areal perladangannya.
Rabu, 3 Februari lalu, seekor gajah betina usia sekitar 20 sampai 30 tahun mati di Desa Balai Raja, Kecamatan Pinggir, Bengkalis. Hasil autopsi, positif gajah liar mati karena setruman listrik yang sengaja dipasang warga di areal perladangan.
Lantas mengapa bisa konflik terjadi? "Karena hutan swaka margasatwa Balai Raja sudah punah. Dari luasan 18 ribu hektare tersisa hanya 100 hektare saja. Selebihnya sudah jadi desa dan perkebunan sawit. Inilah yang memicu konflik berkepanjangan," kata Husni.
Husni berharap, Kementerian Kehutanan RI, segera meninjau lokasi swaka margasatma Balai Raja yang sudah dikuasai penduduk secara ilegal. Pemerintah diminta segera mencarikan solusi atas konflik yang terjadi.
"Kalau pemerintah tinggal diam tanpa mencarikan solusi habitat gajah liar ini, maka gajah akan dianggap hama oleh warga, dan pasti akan dibunuh dengan cara diracun atau memasang kawat listrik. Ini sangat serius, kalau tidak, gajah kita akan punah sebelumnya waktnya," tutup Husni.
"Tapi saya melihatnya bukan balas dendam. Tetapi lebih pada habitat gajah yang dikuasai warga. Dua tahun lalu rumah yang dirusak ini belum berdiri," kata Himpunan Penggiat Alam (Hipam) Zulhusni Sukri dalam perbincangan dengan detikcom, Sabtu (6/2/2016).
Husni sapaan akrabnya Zulhusni, rumah yang dirusak gajah itu berada di RT1 RW 10, Kelurahan Pematang Kudu, Kecamatan Mandau, Bengkalis. Rumah ini dirusak tadi malam sekitar pukul 23.00 WIB.
"Rumah yang dihancurkan gajah merupakan rumah semi permanen yang lagi ditinggal pemiliknya yang juga tanpa listrik," kata Husni.
Husni menjelaskan, tadi malam pihaknya bersama perangkat desa sudah mencoba menghalau gerombolan gajah liar tersebut. Hingga pukul 01.00 dini hari, barulah gajah meninggalkan desa.
"Kita melihatnya, rumah itu dihancurkan gajah karena berdiri di lintas gajah. Sudah dua tahun gerombolan gajah tidak melintasi daerah ini. Nah ketika mereka kembali, wilayah jelajahnya sudah berdiri rumah, makanya dihancurkan," kata Husni.
Gerombolan gajah liar ini diperkirakan 24 ekor. Sebelumnya gerombolan ini berada di Kecamatan Pinggir. Di sana, satu ekor di antaranya, mati terkena strum listrik yang dipasang warga di areal perladangannya.
Rabu, 3 Februari lalu, seekor gajah betina usia sekitar 20 sampai 30 tahun mati di Desa Balai Raja, Kecamatan Pinggir, Bengkalis. Hasil autopsi, positif gajah liar mati karena setruman listrik yang sengaja dipasang warga di areal perladangan.
Lantas mengapa bisa konflik terjadi? "Karena hutan swaka margasatwa Balai Raja sudah punah. Dari luasan 18 ribu hektare tersisa hanya 100 hektare saja. Selebihnya sudah jadi desa dan perkebunan sawit. Inilah yang memicu konflik berkepanjangan," kata Husni.
Husni berharap, Kementerian Kehutanan RI, segera meninjau lokasi swaka margasatma Balai Raja yang sudah dikuasai penduduk secara ilegal. Pemerintah diminta segera mencarikan solusi atas konflik yang terjadi.
"Kalau pemerintah tinggal diam tanpa mencarikan solusi habitat gajah liar ini, maka gajah akan dianggap hama oleh warga, dan pasti akan dibunuh dengan cara diracun atau memasang kawat listrik. Ini sangat serius, kalau tidak, gajah kita akan punah sebelumnya waktnya," tutup Husni.
KMP Bubar, Hanura: Tak Ada Jalan Lain, Semua Parpol Dukung Pemerintah
KMP Bubar, Hanura: Tak Ada Jalan Lain, Semua Parpol Dukung Pemerintah
Sekretaris Fraksi Hanura Dadang Rusdiana mengatakan bahwa KMP-KIH dibentuk dalam konteks pemilihan presiden sehingga sudah tidak relevan lagi ada dikotomi seperti itu. Ia pun berharap masing-masing pimpinan partai memiliki kesadaran untuk bersama-sama membangun negara,
"Ini nampaknya akan disikapi oleh para pimpinan partai sejalan dengan dinamika yang berkembang. Setelah berinteraksi dengan presiden dan pimpinan politik yang lain memiliki kesadaran untuk membangun negara membutuhkan kebersamaan," ujar Dadang kepada detikcom, Jumat (5/2/2016).
"Siapapun membutuhkan kondisi sosial ekonomi yang stabil. Kondisi ini yang saya kira (membangun) pemerintahan itu efektif." tandasnya.
Dadang kemudian melihat bubarnya koalisi di luar pemerintahan sebagai sesuatu yang baik. Dirinya juga mengapresiasi parpol-parpol yang telah mendeklarasikan diri bergabung ke pemerintah.
"Tidak ada jalan lain, semua dukung pemerintah. Tidak ada polarisasi yang cenderung sarat konflik dan membuat kepercayaan publik kepada penyelenggara negara tidak baik. Karena sulit mengambil keputusan karena adanya polarisasi. Sehingga tentu bergabungnya PAN, Golkar, menyatakan dukungan beberapa partai lain ini harus kita syukuri sebagai sebuah kesadaran besar dari para pimpinan partai untuk mementingkan negara dibanding kelompoknya," kata politisi dari Dapil Jawa Barat ini.
Dengan banyaknya dukungan ke pemerintah, Dadang percaya pemerintahan akan stabil. Oleh karenanya dia mengatakan wajar bila ada sistem transaksional untuk mendapatkan dukungan dari parpol-parpol tersebut.
"Kita berkaca dari pemerinthaan orde baru (orba) yang relatif lebih stabil. Tentu saya melihat ketika partai bergabung dengan pemerintah maka kepercayaan pasar akan besar kepada pemerintah. Rakyat akan dukung pemerintah, walapun ada harga yang dibayar (untuk) pendukung yang baru datang," bebernya.
"Kemudian katakanlah PAN, Golkar harus timbal balik ke presiden sehingga memberi posisi tertentu. Saya kira tidak masalah. Wajar kalau presiden memberi penghargaan. Politik mesti begitu mesti balik yang dilakukan," sambungnya.
3 Dari 7 Warga yang Tertimbun Longsor di Purworejo Ditemukan Tewas
3 Dari 7 Warga yang Tertimbun Longsor di Purworejo Ditemukan Tewas
Tujuh orang tersebut antara lain Amat sarengat (80), Salimah (60), Triyanto (9), Sumini (80), Suprapti (45), Fitri (16) serta Erni Yulianti (8). Korban akibat peristiwa yang terjadi hari Jumat (5/2) kemarin sekira pukul 20.00 itu sebenarnya ada 12 orang, 5 diantaranya berhasil diselamatkan.
Tim SAR dari Semarang, Cilacap, dan Yogyakarta segera mengerahkan tim setelah mendapatkan adanya laporan bencana tersebut. Kepala Basarnas Jawa Tengah, Agus Haryono mengatakan pihaknya langsung menerjunkan 2 tim.
"Tim rescue dari Basarnas Semarang dan Cilacap segera kami terjunkan untuk evakuasi. Kami juga telah menghubungi Basarnas Yogyakarta untuk membantu evakuasi banjir di kecamatan kutoarjo dan Kemiri," kata Agus kepada detikcom lewat siaran persnya, Sabtu (6/2/2016).
Dua korban yaitu Suprapti dan Erni Yulianti berhasil ditemukan dan dievakuasi warga sekira pukul 01.00 dini hari tadi. Sementara itu tim SAR gabungan juga sudah menemukan satu korban lainnya yaitu Amat Sarengat sekira pukul 07.30 pagi ini.
"Korban kami temukan di kedalaman 5 meter. Jenazah korban langsung dikenali oleh anaknya sehingga memudahkan kami mengidentifikasi," kata Aan Latif, personel Basarnas Cilacap yang turut serta dalam proses evakuasi.
Saat ini proses pencarian terhadap empat korban lainnya masih dilakukan. Diperkirakan korban tertimbun material longsor antara 5 sampai 7 meter.
Dukung Wisata Danau Toba, AP II Kembangkan Bandara Silangit
Dukung Wisata Danau Toba, AP II Kembangkan Bandara Silangit
Jakarta, - PT Angkasa Pura II (Persero) atau AP II bakal mengembangkan Bandara Silangit di Tapanuli Utara sebagai bagian dari upaya mendukung pengembangan wisata Danau Toba yang diproyeksikan pemerintah menjadi Monaco dari Asia.
Direktur Utama AP II Budi Karya Sumadi menjelaskan pengembangan Bandara Silangit menjadi penting jika pemerintah ingin mendatangkan banyak wisatawan asing ke kawasan tersebut. Sebab, bandara tersebut merupakan bandara terdekat menuju Danau Toba dengan jarak tempuh melalui jalur darat hanya menghabiskan waktu 30 menit sampai 1 jam.
“Bandara akan dikembangkan dalam tiga tahap, nantinya Bandara Silangit bisa didarati pesawat berbadan sedang seperti Airbus A320 atau sejenisnya,” ujar Budi, Jumat (5/2).
Mantan bos PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk tersebut berharap pengembangan yang dilakukan terhadap Bandara Silangit dapat menambah minat maskapai penerbangan untuk membuka penerbangan langsung ke daerah tersebut. Sehingga dapat mempermudah akses bagi wisatawan mancanegara maupun lokal berwisata ke kawasan Danau Toba,” tambah Budi.
Tahapan-tahapan pengembangan Bandara Silangit sendiri telah mendapat persetujuan dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Adapun pengembangan Tahap I diantaranya mencakup pengembangan landasan pacu menjadi 2.450 meter (m) x 45 m sehingga pesawat jet berkapasitas lebih besar dapat mendarat di mana hal ini juga berdampak kepada lebih terjangkaunya tiket penerbangan langsung menuju Bandara Silangit.
AP II juga melakukan pengembangan secara keseluruhan di kawasan Bandara Silangit dengan membangun terminal kargo dan area parkir kendaraan.
Guna mendukung faktor keselamatan dan keamanan, gedung unit Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PK-PPK) juga akan diperluas sehingga dapat lebih banyak memiliki peralatan dan kendaraan keselamatan.
Sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli menjelaskan dipilihnya Danau Toba sebagai target pengembangan pariwisata baru selain Bali akan dilakukan dalam beberapa tahap.
“Yang paling pertama adalah pembersihan Danau Toba. Karena Danau Toba ini kotor sekali, ada banyak peternak ikan dari yang kecil maupun yang skala besar yang setiap bulan masukkan pakan ternak 246 ton. Dua puluh persen tidak dimakan sama ikannya dan itu menjadi racun, bikin Danau Toba bau airnya, kalau berenang kita bisa gatal-gatal, dan sebagainya,” papar Rizal.
Menurut Rizal, Danau Toba akan dibersihkan dari pencari ikan terutama yang skala besar. Sementara untuk nelayan tradisional skala kecil akan dibiarkan, tapi akan dibantu dengan teknologi.
“Jadi kita akan sediakan feeding box gitu, alat untuk kasih makan ikan. Nanti ikannya makan sampai sore, kalau tidak abis floor-nya kebuka pindah ke bawah sisa yang tidak habis nanti akan kita sedot dengan pompa. Jadi perikanannya tetap hidup tapi juga tidak merusak lingkungan,” papar Rizal.
Ia menegaskan, pemerintah juga ingin masyarakat daerah sekitar Danau Toba bisa menikmati keuntungan tambahan jika daerah tersebut telah ramai dikunjungi turis nantinya.
“Kami ingin tujuh kabupaten di sekitarnya itu ikut menarik manfaat dengan cara kami minta untuk setiap kabupaten untuk memilih hal khusus. Misalnya ini khusus buah-buahan saja, berikutnya kabupaten lainnya khusus buat sayur-sayuran, dan lain-lain. Sehingga kalau daerah Danau Toba maju maka daerah-daerah maju,” terang Rizal.
Pemerintah, lanjut Rizal, juga membahas tentang pengembangan akses jalan, dengan membuat jalan lingkar di dalam Pulau Samosir. Kemudian lingkar luar sehingga aksesnya lebih baik.
Pemerintah juga akan membangun jalan besar ke Kualanamu, sehingga lama perjalanan yang sekarang butuh 4-5 jam itu bisa dipangkas hanya 1,5 jam. Sehingga arus untuk turis lokal juga meningkat.
Kemudian dalam 4-5 tahun lagi akan dibangun jalan ke Sibolga, sehingga turis banyak pilihan selain Danau Toba.
“Kalau senang laut, kalau senang perikanan turis akan berkunjung ke Sibolga,” jelasnya.
Direktur Utama AP II Budi Karya Sumadi menjelaskan pengembangan Bandara Silangit menjadi penting jika pemerintah ingin mendatangkan banyak wisatawan asing ke kawasan tersebut. Sebab, bandara tersebut merupakan bandara terdekat menuju Danau Toba dengan jarak tempuh melalui jalur darat hanya menghabiskan waktu 30 menit sampai 1 jam.
“Bandara akan dikembangkan dalam tiga tahap, nantinya Bandara Silangit bisa didarati pesawat berbadan sedang seperti Airbus A320 atau sejenisnya,” ujar Budi, Jumat (5/2).
Mantan bos PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk tersebut berharap pengembangan yang dilakukan terhadap Bandara Silangit dapat menambah minat maskapai penerbangan untuk membuka penerbangan langsung ke daerah tersebut. Sehingga dapat mempermudah akses bagi wisatawan mancanegara maupun lokal berwisata ke kawasan Danau Toba,” tambah Budi.
Tahapan-tahapan pengembangan Bandara Silangit sendiri telah mendapat persetujuan dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Adapun pengembangan Tahap I diantaranya mencakup pengembangan landasan pacu menjadi 2.450 meter (m) x 45 m sehingga pesawat jet berkapasitas lebih besar dapat mendarat di mana hal ini juga berdampak kepada lebih terjangkaunya tiket penerbangan langsung menuju Bandara Silangit.
AP II juga melakukan pengembangan secara keseluruhan di kawasan Bandara Silangit dengan membangun terminal kargo dan area parkir kendaraan.
Guna mendukung faktor keselamatan dan keamanan, gedung unit Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PK-PPK) juga akan diperluas sehingga dapat lebih banyak memiliki peralatan dan kendaraan keselamatan.
Sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli menjelaskan dipilihnya Danau Toba sebagai target pengembangan pariwisata baru selain Bali akan dilakukan dalam beberapa tahap.
“Yang paling pertama adalah pembersihan Danau Toba. Karena Danau Toba ini kotor sekali, ada banyak peternak ikan dari yang kecil maupun yang skala besar yang setiap bulan masukkan pakan ternak 246 ton. Dua puluh persen tidak dimakan sama ikannya dan itu menjadi racun, bikin Danau Toba bau airnya, kalau berenang kita bisa gatal-gatal, dan sebagainya,” papar Rizal.
Menurut Rizal, Danau Toba akan dibersihkan dari pencari ikan terutama yang skala besar. Sementara untuk nelayan tradisional skala kecil akan dibiarkan, tapi akan dibantu dengan teknologi.
“Jadi kita akan sediakan feeding box gitu, alat untuk kasih makan ikan. Nanti ikannya makan sampai sore, kalau tidak abis floor-nya kebuka pindah ke bawah sisa yang tidak habis nanti akan kita sedot dengan pompa. Jadi perikanannya tetap hidup tapi juga tidak merusak lingkungan,” papar Rizal.
Ia menegaskan, pemerintah juga ingin masyarakat daerah sekitar Danau Toba bisa menikmati keuntungan tambahan jika daerah tersebut telah ramai dikunjungi turis nantinya.
“Kami ingin tujuh kabupaten di sekitarnya itu ikut menarik manfaat dengan cara kami minta untuk setiap kabupaten untuk memilih hal khusus. Misalnya ini khusus buah-buahan saja, berikutnya kabupaten lainnya khusus buat sayur-sayuran, dan lain-lain. Sehingga kalau daerah Danau Toba maju maka daerah-daerah maju,” terang Rizal.
Pemerintah, lanjut Rizal, juga membahas tentang pengembangan akses jalan, dengan membuat jalan lingkar di dalam Pulau Samosir. Kemudian lingkar luar sehingga aksesnya lebih baik.
Pemerintah juga akan membangun jalan besar ke Kualanamu, sehingga lama perjalanan yang sekarang butuh 4-5 jam itu bisa dipangkas hanya 1,5 jam. Sehingga arus untuk turis lokal juga meningkat.
Kemudian dalam 4-5 tahun lagi akan dibangun jalan ke Sibolga, sehingga turis banyak pilihan selain Danau Toba.
“Kalau senang laut, kalau senang perikanan turis akan berkunjung ke Sibolga,” jelasnya.
Selain Tabrak Motor, Sopir Mercy Juga Serempet Warung dan Pejalan Kaki
Selain Tabrak Motor, Sopir Mercy Juga Serempet Warung dan Pejalan Kaki
Jakarta - Mobil Mercedes Benz yang dikemudikan Keny Martin (29) tidak hanya menabrak motor Yamaha Jupiter MX di Kuningan, Jakarta Selatan. Diduga karena kurang konsentrasi, Keny juga menabrak warung dan menyerempet pejalan kaki.
Kecelakaan terjadi pada Sabtu (6/2/2016) pukul 00.30 WIB di Jalan Karet Belakang Timur, tepatnya di pertigaan Pasar Mencos. Mobil Mercy B 99 PRI melaju dengan kecepatan tinggi dan menabrak Yamaha Jupiter MX B 6440 TKJ yang dikemudikan Andy Wyesnkus Bukit (32).
"Selanjutnya Mercy mundur menabrak Warung Kopi dan Warung Nasi yang berada di belakangnya kemudian Mercy dengan kendaraan sepeda motor yang terseret di bawahnya melaju ke arah Jalan Karet Belakang Barat," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto menjelaskan kronologinya.
Mercy masih melaju hingga di depan warung pecel lele. Di situ, Keny menyerempet seorang perempuan yang sedang mencuci piring.
"Diduga karena kurang hati-hati dan konsentrasi menyerempet pejalan kaki atas nama Desi Sandi yang sedang mencuci piring yang berada di pinggir jalan," ujarnya.
Keny lalu tancap gas ke Jl Prof Dr Satrio. Dia baru menghentikan kendaraannya di sekitar Lotte Avenue.
"Setelah kejadian, kendaraan melaju ke arah Jalan Dr Satrio hendak melarikan diri," ungkap AKBP Budiyanto.
Mercy milik Keny saat ini berada di Unit Laka Lantas Pancoran. Kondisinya penyok di beberapa sisi dan kaca pecah di bagian depan.
Remuk, Begini Kondisi Motor yang Ditabrak Mercy di Kuningan
Remuk, Begini Kondisi Motor yang Ditabrak Mercy di Kuningan
Jakarta - Motor Yamaha Jupiter MX yang dikendarai Andy Wyesnkus Bukit (32) ditabrak oleh Mobil Mercedes Benz di Kuningan dini hari tadi. Motor Jupiter MX Andy tersebut kini rusak parah.
Pantauan detikcom di Unit Laka Lantas Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu (6/2/2016) motor Jupiter MX bernomor polisi B 6440 TKJ itu remuk. Motor itu sudah tidak bisa dikendarai lagi.
Bagian ban depan pecah. Kedua stangnya tampak menyatu dengan jok motor. Bagian bodi motor tak dilapisi plastik lagi sehingga terlihat rangka motor tersebut.
Kecelakaan terjadi pada pukul 00.30 WIB di Jalan Karet Belakang Timur, tepatnya di pertigaan Pasar Mencos. Mobil Mercy B 99 PRI yang dikemudikan Keny Martin (29) melaju kencang sehingga kemudian menabrak Andy dan motornya.
"Selanjutnya Mercy mundur menabrak Warung Kopi dan Warung Nasi yang berada di belakangnya kemudian Mercy dengan kendaraan sepeda motor yang terseret di bawahnya melaju ke arah Jalan Karet Belakang Barat," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto menjelaskan kronologinya.
Pantauan detikcom di Unit Laka Lantas Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu (6/2/2016) motor Jupiter MX bernomor polisi B 6440 TKJ itu remuk. Motor itu sudah tidak bisa dikendarai lagi.
Bagian ban depan pecah. Kedua stangnya tampak menyatu dengan jok motor. Bagian bodi motor tak dilapisi plastik lagi sehingga terlihat rangka motor tersebut.
Kecelakaan terjadi pada pukul 00.30 WIB di Jalan Karet Belakang Timur, tepatnya di pertigaan Pasar Mencos. Mobil Mercy B 99 PRI yang dikemudikan Keny Martin (29) melaju kencang sehingga kemudian menabrak Andy dan motornya.
"Selanjutnya Mercy mundur menabrak Warung Kopi dan Warung Nasi yang berada di belakangnya kemudian Mercy dengan kendaraan sepeda motor yang terseret di bawahnya melaju ke arah Jalan Karet Belakang Barat," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto menjelaskan kronologinya.
Sopir Mercy Sempat Berusaha Kabur Usai Tabrak Motor dan Pejalan Kaki
Sopir Mercy Sempat Berusaha Kabur Usai Tabrak Motor dan Pejalan Kaki
"Setelah kejadian, kendaraan melaju ke arah Jalan Prof Dr Satrio hendak melarikan diri. Sesampainya di depan Kantor Ciputra, 2 km dari TKP, kendaraan berhenti," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto dalam keterangannya, Sabtu (6/2/2016).
Kejadian berawal saat Keny melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Selatan menuju ke arah Barat di Jalan Karet Belakang Timur. Sesampainya di pertigaan Pasar Mencos, mobil Mercy B 99 PRI yang dikemudikannya belok ke kiri ke arah Jalan Karet Belakang Barat.
"Diduga karena kurang hati-hati dan konsentrasi menabrak kendaraan sepeda motor Yamaha Jupiter MX No Pol B 6440 TKJ atas nama Andy Wyesnkus Bukit (32)," jelasnya.
Selanjutnya, Mercy mundur menabrak Warung Kopi dan Warung Nasi yang berada di belakangnya. Kemudian Mercy dengan kendaraan sepeda motor yang terseret di bawahnya melaju ke arah Jalan Karet Belakang Barat.
Pria yang merupakan warga Sunter, Jakarta Utara ini masih melaju hingga di depan warung pecel lele. Di situ, Keny menyerempet seorang perempuan yang sedang mencuci piring.
"Diduga karena kurang hati-hati dan konsentrasi menyerempet pejalan kaki atas nama Desi Sandi yang sedang mencuci piring yang berada di pinggir jalan," ujar Budiyanto.
Mercy milik Keny saat ini berada di Unit Laka Lantas Pancoran. Kondisinya penyok di beberapa sisi dan kaca pecah di bagian depan.
"Saat ini masih dirawat di RS Mitra Kemayoran," pungkasnya
Langganan:
Postingan (Atom)



Foto: Dok Hipam